30 Maret 2026 02:41
.
4 menit untuk membaca
AXIALNEWS.id | Setidaknya 8 juta orang di 50 negara bagian dilaporkan memadati jalan pada Sabtu (28/3/2026) melawan Presiden AS Donald Trump.
Mereka memprotes gaya otoriter Presiden Donald Trump dan kebijakan militernya yang menyeret AS berperang dengan Iran.
Icilius mengatakan, aksi ini tersebar di lebih dari 1.300 titik acara, mulai dari kota metropolitan hingga kota kecil. Ini adalah gerakan akar rumput ketiga dalam satu tahun terakhir yang menjadi saluran oposisi paling vokal ketika Trump memulai masa jabatan keduanya pada Januari 2025.
Berbagai protes di New York, kota paling terkenal di AS, mengumpulkan puluhan ribu demonstran, termasuk aktor pemenang Oscar Robert De Niro, yang sering mengkritik Trump, yang menyebut presiden tersebut sebagai ancaman terhadap eksistensi kebebasan dan keamanan. Protes dilakukan dari Atlanta hingga San Diego, bergabung dengan Alaska pada hari itu juga.
“Tidak ada negara yang bisa memerintah tanpa persetujuan rakyat,” kata veteran militer Marc McCaughey, 36 tahun, kepada AFP di Atlanta. “Kami di sini karena kami merasa konstitusi dikecam dengan berbagai cara. Ada yang tidak normal. Ada yang tidak baik-baik saja,” lanjutnya.
Di kota West Bloomfield, Michigan dekat Detroit, orang-orang mencoba memprotes suhu di bawah titik beku. Di kota Washington, AS, ribuan pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan “Trump Mundur Sekarang!” dan “Lawan Fasisme” membanjiri National Mall.
Baca juga Jenderal Panca pamit ke Polda Sumut
“Dia terus berbohong dan berbohong dan tidak ada yang mengatakan apa pun. Jadi ini adalah situasi yang mengerikan yang kita alami,” kata Robert Pavosevich, 67 tahun.
Trump sendiri di Florida pada akhir pekan. Sentimen anti-Trump telah menyebar ke luar AS, dengan demonstrasi pada hari Sabtu di kota-kota Eropa, termasuk Amsterdam, Madrid dan Roma, di mana 20.000 orang melakukan demonstrasi di bawah pengawasan ketat polisi.
Protes nasional “No Kings” terjadi awal Juni lalu, bertepatan dengan ulang tahun Trump yang ketujuh dan juga parade militer yang diadakan di Washington. Beberapa juta orang turun ke jalan dari New York hingga San Francisco.
Protes kedua terjadi pada bulan Oktober dan menarik sekitar tujuh juta demonstran, menurut penyelenggara. Meskipun Trump dipuja oleh banyak orang karena gerakannya “Amerika Hebat Lagi”, ia juga dibenci dengan intensitas yang sama di sisi lain.
Baca juga Kasus Estuans Jurnalis Karo, 7 Kesaksian Elektronik Dikirim ke Pomdam I/BB
Peringkat popularitas Trump telah merosot di bawah 40 persen dan pemilu sela akan dilaksanakan pada bulan November, dengan Partai Republik dalam bahaya kehilangan kendali atas kedua kamar di Kongres.
Para penentangnya menyayangkan kecenderungan Trump untuk memerintah berdasarkan perintah eksekutif, penggunaan Departemen Kehakiman untuk mengadili lawannya, obsesinya terhadap bahan bakar fosil, dan penolakannya terhadap perubahan iklim. Trump juga nampaknya lebih bersedia memamerkan kekuatan militer AS setelah kampanye militer damai.
“Ketika hal ini akhirnya didemonstrasikan, pemerintah menyeret kita lebih jauh ke dalam perang,” kata Naveed Shah dari Common Defense, sebuah asosiasi veteran gerakan “Tanpa Raja”.
“Di dalam negeri kami telah melihat warga sipil dibunuh di jalan-jalan oleh pasukan militer. Kami telah melihat keluarga-keluarga yang terpecah belah dan komunitas imigran menjadi sasaran. Semuanya atas nama satu orang yang mencoba memerintah seperti raja,” tambahnya.
Baca juga Super Target PAD Langkat 2021, Afandin: Camat, Lurah & Lurah Tumbuhkan PBB-P2
Pusat demonstrasi di Minnesota Meskipun demonstrasi diadakan di seluruh negeri, kata penyelenggara, fokus utamanya adalah Minnesota di negara bagian utara. Musim dingin ini, kota kembar Minneapolis dan Paul menjadi pusat perdebatan nasional mengenai tindakan keras Trump terhadap imigrasi. Politisi sayap kiri AS Bernie Sanders menyampaikan pidato di Innesota.
“Kami tidak akan pernah menerima presiden yang merupakan pembohong patologis, kleptokrat, dan narsisis yang setiap hari meremehkan Konstitusi Amerika Serikat dan supremasi hukum,” katanya.
Pemain saksofon legendaris Bruce Springsteen, seorang kritikus keras terhadap presiden, memainkan lagunya “Minneapolis Road” di St. Paul, ibu kota, tempat puluhan ribu orang berkumpul. Springsteen menulis dan menulis balada protes dalam 24 jam terakhir untuk mengenang Renee Good dan Alex Pretti, dua warga negara AS yang ditembak mati oleh agen federal.
Keberanian, pengorbanan dan nama mereka tidak akan terhapuskan, kata Fontes sebelum nyanyian dimulai.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites. In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website. The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Jasa Backlink
Download Anime Batch
