24 Februari 2026 04:17
.
2 menit untuk membaca
AXIALNEWS.id | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya memberikan hukuman seberat-beratnya kepada Bripda MS.
Dugaan ada anggota Brimob yang menganiaya seorang pelajar asal Maluku hingga tewas, kini menjadi perhatian serius pimpinan Korps Bhayangkara.
Ya, saya diperintahkan untuk mengambil tindakan yang paling serius, kata Sigit, dalam pidatonya, Senin (23/2/2026).
Benteng Majalengka Jawa Barat. Sigit mengatakan, pihaknya telah mengutus Kapolda Maluku dan Kepala Divisi Propa Polri untuk mengusut kasus tersebut.
Dia menekankan penanganan kasus tersebut dari sisi pidana sekaligus merupakan pelanggaran kode etik profesi Polri.
Menurut Sigius, tindakan tegas tersebut untuk memberikan rasa keadilan kepada korban dan keluarga.
Baca juga Mendukung perkembangan PSSI, Polri berupaya menumpas mafia itu sendiri
Perintahkan Polda, Kadiv Propa untuk mengambil tindakan tegas untuk menyelesaikan proses tersebut. Berikan rasa keadilan kepada keluarga korban, kata Sigit.
Ia memastikan proses penelitian dilakukan secara transparan dan terbuka kepada publik.
Sigius meminta agar perkembangan kasus tersebut diumumkan ke publik.
“Saya sudah minta informasi mengenai proses yang transparan. Saya kira secara teknis kepala bagian humas sudah siap untuk acara khusus itu,” kata Sigit.
Baca juga Penyaluran DBH menjadi angin segar di daerah/kota dalam efisiensi anggaran
Sigium menegaskan komitmennya akan menindak tegas seluruh personel Polri yang terbukti melakukan pelanggaran.
Ia memastikan tidak ada obat khusus bagi anggota yang melanggar.
“Saya selalu bilang kalau yang baik akan kita beri reward. Tapi bagi yang melanggar pasti kita berikan (hukuman), karena kita semua diatur,” pungkas Sigit.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa dugaan penganiayaan terhadap Bripda MS terjadi di sekitar RSUD Maren, Kota Tual, Maluku.
Baca juga Bersama Presiden, Kapolri tegaskan pengawasan Polri TNI-Polri di Papua
Kedua korban yang merupakan kakak beradik itu lewat dengan mengendarai sepeda motor dan masih mengenakan pakaian sekolah. Keduanya diketahui duduk di sekolah negeri 9 di salah satu sekolah Islam setingkat SMP.
Saat mereka lewat, dua di antaranya dihentikan oleh tersangka pelaku. Tersangka kemudian diduga memukul korban menggunakan helm hingga keduanya terjatuh dari sepeda motor.
Akibatnya, satu orang korban berinisial AT (14) meninggal dunia dan dimakamkan pada Kamis (19/2/2026). Sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sumber: kompas.com
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film
Situs berita olahraga khusus sepak bola adalah platform digital yang fokus menyajikan informasi, berita, dan analisis terkait dunia sepak bola. Sering menyajikan liputan mendalam tentang liga-liga utama dunia seperti Liga Inggris, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan kompetisi internasional seperti Liga Champions serta Piala Dunia. Anda juga bisa menemukan opini ahli, highlight video, hingga berita terkini mengenai perkembangan dalam sepak bola.
